Senin, 02 September 2013

Ganti baju aja susah

31 agustus 2013, tepatnya hari sabtu pagi, kami ada pelajaran olahraga di lapangan. ‘Semua’ anak berganti baju, ya ‘semua’. Mungkin lebih tepatnya semua anak laki laki, sedangkan anak perempuan tidak. Kenapa? Karena para anak cewek tidak punya tempat untuk ganti baju. Kenapa begitu? Karena kelasnya dipakai oleh anak anak cowok!! Bukannya dari dulu harusnya laki laki yang mengalah ke anak perempuan?! Kok bisa bisanya mereka malah menyuruh anak anak perempuan keluar dan berganti baju di toilet sih?! Enak saja!! Tidak bisa begitu! Namun, berkat kebiakan dan kelembutan hati perempuan, akhirnya mereka mengalah, meskipun harus menunggu dalam waktu yang lama untuk berganti baju.
Setelah berjam jam(nggak juga sih) menunggu anak laki laki selesai berganti baju, saatnya untuk anak cewek yang berganti baju. Benar benar deh… padahal anak cowoknya sudah selesai berganti baju, tapi mereka sama sekali nggak mau keluar. Hingga terjadilah perang saudara, anak laki laki terus terusan mengganggu anak perempuan yang sedang ganti baju. Berbagai macam cara mereka lakukan, mulai dari mengintip, mendorong pintu hingga terbuka, bahkan menerobos masuk. Yang terakhir itu yang paling parah, semua anak perempuan berteriak, tapi bukan teriak histeris. Mereka meneriaki laki laki yang menerobos masuk. Ada yang dipukul pakai penggaris, ikat pinggang, juga Cuma sekadar tangan, bahkan ada juga yang meneriaki di telinga mereka.

Setelah didesak keluar akhirnya mereka mau pergi. Anak perempuan pun bisa berganti pakaian dengan tenang. Tetapi perang belum berakhir disini, entah mengapa pelajaran olah raga menjadi pelajaran yang sangat mengerikan. Pasalnya, setelah selesai berganti baju dari pramuka ke olah raga, anak perempuan masih harus berjuang untuk berganti baju dari olah raga ke pramuka. Hal itu membuat mereka harus pandai pandai mencari cara alternative untuk berganti baju.

0 komentar:

Poskan Komentar